Handphone dan Resikonya Bagi Pelajar

Perkembangan tehnologi informasi menunjukkan tingkat perkembangan suatu Negara yang semakin maju dan berkembang. Baik Teknologi berupa media informasi, media elektronik, maupun media cetak. Khususnya media informasi elektronik hand phone yang semakin semarak, seolah sudah menjadi menu utama sehari hari di semua kalangan. Bahkan terkadang handphone sendiri lebih penting dari pada kesehatan si pemiliknya

Hand phone (HP) menjadi sarana informasi komunikasi yang sangat praktis bagi semua orang tanpa memandang usia, jabatan, maupun status. Di kalangan pelajar misalnya, siswa SLTA, SLTP, sebagian besar sudah difasilitasi HP oleh orangtuanya. Bahkan sebagian siswa SD juga sudah dengan alasan tertentu, tanpa berpikir tentang resiko.

Setiap hari teman-temanku yang bareng menunggu mobil di halte hampir semua asyik memainkan jari-jari mereka diatas HP genggamnya. Kadang teman sekelasku bermain HP waktu pelajaran berlangsung, Bahkan dirumah waktu banyak digunakan untuk SMS maupun bermain game, sampai lupa kapan harus belajar. Belum lagi HP sekarang harganya murah situsnya lengkap, yang bisa menyimpan gambar-gambar porno. Aku juga sering melihat orang SMS sambil mengendarai sepeda motor, bisa terjadi kecelakaan. Dan tentu boros karena tambah jatah uang beli pulsa. Masih banyak lagi hal-hal negatif lainnya yang belum aku ungkapkan.

Aku sebagai pelajar berusaha membatasi diri dengan bermain HP. Aku takut dimarahi bapak/ibu karena nilaiku menjadi jelek. Kepada para orang tua/ wali dan bapak /ibu guru, untuk lebih memperhatikan dan peduli pada putra putrinya dalam menmggunakan hand phone.

5 comments:

om onny said...

wah. betul gan. terkadang teknologi juga membawa dampak negatif selain positif

kanker serviks said...

terima kasih atas info menariknya bos...

Bagaimana Internet Telah Membuat Saya XLangkah Lebih Maju said...

info mantap bos...

busana muslim said...

pelajar seharusnya jgn diberi hp oleh orang tua nya

Sadap Handphone said...

penggunaan handphone memang memiliki segi positif dan juga negatif, tergantung siapa yang memanfaatkan handphone itu sendiri,ga semua pelajar seperti itu namun ada baiknya pengawasan orang tua yang di utamakan, memperhatikan pergaulan teman-temannya ,rajin cek handphone si anak, atau gunakan teknik yang lebih ekstrem sekalian saja sadap handphone si anak bila perlu.