Crop Circle Pertama di Indonesia Adalah Crop Circle Tuban

Setelah penemuan heboh Crop Circle di Sleman,diikuti dengan penemuan Crop Circle di Bantul 2 hari setelahnya. Berita mengenai penemuan pola aneh yang disebut Crop Circle ini mulai ramai dibicarakan masyarakat. Salah satu kabar yang beredar luas dan cenderung digembar-gemborkan adalah penemuan Crop Cirle Sleman dianggap sebagai penemuan Crop Circle yang pertama di Indonesia. Benarkah?

Setelah saya googling,akhirnya saya menemukan jawaban dari pertanyaan diatas. Ternyata,Crop Circle pertama yang ditemukan di Indonesia bukanlah Crop Circle Sleman,tetapi Crop Circle di daerah Tuban,sekitar tahun 1986-1987.

Foto Ilustrasi

Lalu,kenapa pada berita yang beredar luas. Crop Circle Sleman disebut-sebut sebagai Crop Circle yang pertama di Indonesia? Jawabannya adalah karena media massa.

Menurut pendiri beta-UFO,Nur Agustinus. Crop Circle Sleman merupakan objek penelitian Beta-UFO yang pertama yang dipublikasikan secara luas kepada masyarakat sehingga membuat banyak orang mengetahuinya dan berbondong-bondong untuk melihatnya. Jadi wajar saja kalau berita ini pertama dipublikasikan dan orang-orang berargumen bahwa Crop Circle Sleman juga adalah penemuan yang pertama di Indonesia.
Sedangkan Crop Circle Tuban sendiri,ditemukan saat penduduk berada diatas bukit dan melihat pola lingkaran aneh di ladang dibawah gunung. Sayangnya,penemuan pertama ini tidak mendapat perhatian serius hingga pada akhirnya,peristiwa Crop Circle Tuban dilupakan.

1 comment:

company profile said...

kalu dilihat crop circle bagus juga